Masukan untuk Rencana Strategis GKI KB 2009 – 2015

A. Masukan atas Visi & Nilai-nilai

1) Visi

Berikut adalah masukan untuk perumusan kalimat Visi: (usulan tambahan dibuat dalam kata/kalimat yang bergaris bawah) Menjadi Jemaat Kristen yang mengasihi sehingga akrab, terbuka, peduli terhadap sesama dan lingkungannya, dan sehingga menjangkau keluar, sebagai murid, saksi dan hamba Allah, untuk memberitakan Kristus adalah Tuhan dan Juru Selamat. § Tambahan “terhadap sesama dan lingkungannya”, ditujukan untuk menegaskan subyek pelayanan dan kasih yaitu sesama manusia dan lingkungan (hayati dan non hayati). § Pencoretan kata “dan” menjadi “sehingga” menegaskan dampak atau konsekuensi dalam mengasihi sesama dan lingkungannya, adalah menjadi murid, saksi dan hamba Allah.

2) Nilai-nilai (Values)
Didalam Rencana Strategi, belum dirumuskan Nilai-Nilai (values) dari Jemaat GKI KB. Perumusan ini diperlukan karena Nilai-nilai dan budaya akan menjadi kode perilaku (code of conduct) sehari-hari dalam kehidupan berjemaat. Contoh: “Jemaat GKI KB adalah jemaat yang hidup untuk kemuliaan Allah melalui perilaku yang: rendah hati, jujur, bersimpati dan bekerja keras (sesuai strategi no.7 – sosialisasi etos kerja Kristen)”

B. Masukan Analisis Situasi

Sebelum masuk kedalam perumusan Visi, Misi dan Strategi, akan lebih baik jika kita terlebih dahulu menganalisis situasi kehidupan jemaat GKI KB saat ini dan harapan bersama di masa depan (current and future condition). Analisis situasi sangat berguna sebagai alat bantu memahami dan mengerti esensi dari kebutuhan-kebutuhan jemaat atas tujuan bersama (to understand the underlying needs of our common goal). Kemudian hasil analisis dapat digunakan untuk merumuskan Visi, Misi dan Strategi.

Beberapa analisis yang dapat dilakukan adalah:

1) Analisis segmentasi karakteristik jemaat.

o Karakteristik demografi. Contoh:
 – Berapa proporsi dan jumlah keanggotaan jemaat GKI KB saat ini? Anggota vs Non Anggota (simpatisan)?
 – Berapa proporsi anggota jemaat GKI KB yang wanita, pria, anak-anak, dewasa, dewasa muda dll?
 – Berapa proporsi simpatisan GKI KB yang wanita, pria, anak-anak, dewasa, dewasa muda dll?
 – dll
o Karakteristik Geografis. Contoh:
– Berapa banyak anggota/simpatisan yang bertempat tinggal di daerah Jakarta Selatan? Bekasi?
o Karakteristik Psikografis. Contoh:
 – Berapa banyak anggota/simpatisan yang menyukai musik dan menyanyi?
 – Berapa banyak anggota/ simpatisan yang hobi membaca, olahraga, menonton dll?

Tujuan dari analisis segmentasi karakteristik adalah untuk melihat segmen-segmen karakteristik yang ada didalam jemaat. Sehingga kita dapat memikirkan program yang mampu mengarahkan mereka ke arah pelayanan yang aktif, sesuai dengan karakteristiknya.

Selain itu analisis karakteristik jemaat juga dapat digunakan untuk mengevaluasi apakah program-program yang ada di GKI KB sekarang ini telah tepat sasaran (sesuai dengan karakteristik jemaat)?

2) Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities & Threats)

Apakah yang menjadi kekuatan kita saat ini? Apakah jumlah jemaat yang besar? Sumber daya manusia yang kompeten? Dana yang besar? Metode pelayanan yang efektif? dll?……. Dan apa saja kelemahan kita? Apakah jangkauan pelayanan yang terbatas? Inefesiensi dalam penggunaan anggaran? Sistem administrasi? Dll?………Kemudian ancaman apa yang kita hadapi? Pengajaran yang menyimpang? Krisis lingkungan? Isu-isu SARA? Dll?…… Dan terakhir apakah saja peluang yang dapat kita gunakan? Pelayanan mobile technology? Trend manusia yang kembali mencari ‘kedamaian jiwa’? dll?……

Tujuan kita memetakan SWOT ini adalah agar kita dapat menggunakan kekuatan kita (dan tentunya kekuatan kita hanyalah kekuatan dari TUHAN saja) untuk memperbaiki kelemahan kita, serta menggunakan peluang yang ada untuk mengatasi ancaman yang dihadapi. Sehingga perumusan Strategi akan lebih fokus dan terarah.

C. Masukan atas Strategi dan Struktur Organisasi GKI KB

1. Strategi

Ketika membaca dan meninjau Rencana Strategi 2009-2015, opini saya adalah: Rencana Strategi tersebut masih terlalu umum atau too generic. 8 strategi yang ada cenderung dirumuskan untuk melakukan semua hal (doing everything strategy), atau dapat dikatakan tidak fokus.

Dasar dari opini saya diatas adalah apakah 8 strategi tersebut dapat mencapai tujuan dengan efektif dan efisien? Strategi-strategi yang terlalu umum dikhawatirkan menghabiskan sumber daya lebih banyak dengan hasil yang tidak maksimal.

Masukan:
Pentingnya menentukan fokus pada strategi-strategi yang urgent dan important serta bersifat jangka panjang.
Membuat skala prioritas strategi & kegiatan

2. Strategi dan Struktur, dan Pengambilan Keputusan.

Salah satu pertanyaan mendasar dalam Perencanaan Strategis, adalah apakah strategi mengikuti struktur organisasi (strategy follows structure) atau justru struktur yang mengikuti strategi (structure follows strategy)?

Menurut saya Rencana Strategi 2009-2015 masih mengikuti paradigma strategy follow structure. Bila hal ini yang terjadi maka strategi-strategi yang disusun menjadi kaku, birokratis dan tidak dinamis dalam mencapai tujuan, karena terhambat oleh proses internal pada struktur sekarang ini. Selain itu proses pengambilan keputusan (decision making proses) pun bisa lama. Dampaknya adalah respon yang lambat terhadap perubahan lingkungan.

Masukan:
Mengevaluasi struktur organisasi GKI KB sekarang, dan membentuk struktur organisasi dan sistem pengambilan keputusan sesuai Rencana Strategi 2009-2016 (Structure follows strategy).

3. Indikator yang diterapkan tanpa base (dasar) dan target

Penjabaran Strategi sampai ke level Indikator adalah bagus dan baik. Namun bila hanya penjabaran indikator tanpa mencantumkan base (dasar), maka tidak ada patokan yang jelas seberapa besar targetnya.

Masukan:
 – Menambahkan base dan target dalam penjabaran detil Indikator

Contohnya:
 – Indikator
 – Base dan Target
1. Program Penguatan tenaga Pelayan Jemaat:
     b. Indikator:
          1) Jumlah Pendeta meningkat.
          2) Jumlah Pendeta yang mempunyai pendidikan S2 bertambah

D. Rekomendasi Strategi Kelompok Kecil (KK)

Mengapa kita memerlukan Kelompok Kecil (KK) didalam kehidupan jemaat GKI KB? Karena KK adalah strategi yang sangat baik untuk mencapai Visi “Menjadi Jemaat Kristen yang mengasihi sehingga akrab, terbuka, peduli dan menjangkau keluar, sebagai murid, saksi dan hamba Allah untuk memberitakan Kristus adalah Tuhan dan Juru Selamat”

Berikut adalah beberapa keuntungan dari metode pelayanan KK yang dapat mencapai Visi kita:

1) Menunjang persekutuan yang akrab dan terbuka antar jemaat.
Sifat KK yang kecil, memungkinkan antar anggota KK lebih saling mengasihi, saling terbuka, dan saling akrab.

2) Jangkauan yang lebih luas.
Pelayanan KK bisa menjangkau sasaran yang lebih luas secara demografis (remaja, atau pegawai dll), dan geografis (tempat persekutuan dapat dimana saja tak terbatas wilayah).

3) Pelayanan keluar yang lebih responsif
Karena bentuknya yang kecil maka KK dapat membuat keputusan dengan cepat bila diperlukan untuk melayani keluar. Pelayanan KK bisa lebih dinamis dan responsif dalam pelayanan kasih kepada lingkungan dalam maupun luar jemaat GKI KB.

4) Pemuridan dan multiplikasi pemuridan
Dalam KK ada pemuridan, sehingga antar anggota saling belajar sebagai murid Tuhan. Lebih lanjut lagi masing-masing anggota dapat menjadi pemimpin KK lain dan membina murid lagi, dan seterusnya; atau multiplikasi. Sehingga pemuridan terus bertambah dan bertambah.

5) Kemampuan untuk memberitakan Kristus (atau Pekabaran Injil)
Bila pelayanan KK sudah terjalin persekutuan dan pemuridan yang solid, maka KK dinilai mampu untuk melakukan tugas selanjutnya yaitu untuk memberitakan Kristus dan kabar keselamatan atau pekabaran Injil.

6) Pembentukan Pemimpin – Pemimpin Kristen
Dalam persekutuan Kelompok Kecil ada Pemimpin dan anggota. Melalui pembentukan KK, dapat pula terbentuk pula Pemimpinnya. Dengan semakin banyaknya KK, maka diharapkan semakin banyak Pemimpin-pemimpin Kristen didalam jemaat Gereja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: