Kelompok Kecil

“Church should be big enough to celebrate, but also should be small enough to fellowship”

Terjemahan quote diatas kira-kira begini:
“Gereja dapat sebesar mungkin untuk merayakan, namun juga dapat sekecil mungkin untuk bersekutu”.

Dalam sebuah Gereja, bentuk persekutuan tidak harus selalu dalam jumlah yang besar, seperti pada ibadah hari minggu. Atau juga seperti ibadah padang atau ibadah-ibadah yang menyertakan lebih dari 30 orang. Namun bentuk persekutuan juga sangat bisa dalam jumlah yang lebih kecil, sekitar 5-10 orang. Persekutuan kecil ini biasa disebut Kelompok Kecil (KK) atau Kelompok Tumbuh Bersama (KTB) atau Kelompok Sel (Komsel).

KK ada bentuk persekutuan yang menekankan pada kebersamaan, pertumbuhan dan persaudaraan diantara anggota-anggotanya. Kelebihan-kelebihan dari KK adalah:
1) Sesama anggota saling merasakan kasih persaudaraan, karena jumlahnya yang sedikit memampukan setiap anggota mengenal lebih dekat anggota yang lain.
2) Dalam KK setiap anggota dapat merasakan pertumbuhan imannya sendiri ataupun iman anggota lain, melalui kesaksian masing-masing anggota.
3) KK saling berbagi dan saling melengkapi. KK merupakan wadah sharing yang efektif, dimana setiap anggota dapat mencurahkan benak, perasaan dan harapannya.
4) KK memberikan wadah pertumbuhan iman bersama, saling menguatkan satu sama lain.
5) Anggota KK terus berkembang menjadi Pemimpin KK sehingga terjadi efek multiplikasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: